nasi box sederhana

nasiboxPemborosan adalah isu yang menjadi salah satu alasan bagi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyatakan status inkonstitusional pada badan pelaksana. “Menurut fakta-fakta yang disajikan pada persidangan, badan pelaksana melakukan pemborosan dan inefisiensi yang luar biasa,” demikian ungkap Mahfud MD yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua MK. Badan pelaksana adalah entitas manajemen operasi yang berkontrak dengan badan usaha dan badan usaha tetap yang berstatus baik PMDN maupun PMA dalam kerja sama pengelolaan bisnis hulu migas. Dengan demikian pemborosan yang dilakukan oleh kontraktor kontrak kerja sama (K3S) senyatanya adalah pemborosan badan pelaksana juga. Jika badan pelaksana sebagai entitas yang dipisahkan dari kontraktor, maka isu pemborosan dapat menjadi bahan tinjauan maupun refleksi.

Sebagai entitas bisnis yang bekerja sama dengan K3S,  kesetaraan menjadi hal yang wajar agar tidak perlu ada rasa inferior pada setiap pekerja badan ketika berhubungan dengan para kontraktor. Hal ini disebabkan kenyataan tentang berlebihnya fasilitas yang diterima oleh para pekerja kontraktor. Sedangkan sebagai entitas pemerintahan, karena dibentuk dan didirikan oleh pemerintah, fasilitas yang diterima oleh pekerja badan berada jauh di atas pegawai negeri sipil dan aparatur negara lainnya. Dari sudut pandang pemerataan kemakmuran di lingkungan pemerintahan, badan pelaksana dianggap telah melakukan pemborosan.

Maka isu pemborosan menjadi hal yang utama diperbaiki begitu satuan kerja sementara dibentuk sebagai pengganti badan pelaksana dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dalam mengelola bisnis hulu migas. Sebagai kebalikan dari pemborosan, berbagai penghematan dilakukan oleh satuan kerja sementara di antaranya dengan menurunkan standar fasilitas kedinasan, misalnya menurunkan standar mobil dinas pejabat dan menurunkan standar fasilitas perjalanan dinas, baik menyangkut akomodasi maupun tiket, pertemuan bisnis dan pelatihan yang biasanya dilaksanakan di luar kantor diupayakan terselenggara di dalam kantor, termasuk dekorasi kantor dibuat lebih sederhana. Semua pejabat dan pekerja diminta untuk prihatin.

Di atas keprihatinan itu, rapat kerja pertama dan terakhir Divisi Pemeliharaan Fasilitas Operasi  (PFO) dengan K3S pada waktu sebulan setelah badan pelaksana dinyatakan inkonstitusional, dilaksanakan di dalam kantor dengan sajian kudapan sederhana dan makan siang dalam bentuk nasi box. Terlepas dari kewajaran menjamu tetamu, kondisi yang benar-benar memprihatinkan itu seakan-akan mengajak K3S merasakan keprihatinan yang sama apabila mereka merasa sebagai bagian yang terintegrasi dengan satuan kerja sementara. Bagaimanapun nasi box berhasil menunjukkan keseriusan untuk bersikap sederhana, walaupun hanya sementara dan hanya jika hal sederhana itu dianggap penting🙂

2 thoughts on “nasi box sederhana

  1. Ping-balik: hotel bintang empat | bulet abang bulet ijo

  2. Ping-balik: penumpang kelas ekonomi | bulet abang bulet ijo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s