penny wise and pound foolish

pennywiseFrasa ini memiliki arti terlalu berhati-hati pada hal-hal sepele dan mengabaikan hal-hal penting. Secara harfiah, maknanya adalah orang yang merewelkan sejumlah uang receh sedemikian rupa sehingga kehilangan kesempatan untuk menghemat atau mendapatkan sejumlah uang yang lebih besar. Baik disadari maupun tidak, kita sering terjebak pada kondisi terlalu memperhatikan hal-hal sepele dan mengabaikan hal-hal penting.

Dalam hal pribadi misalnya, membeli pakaian atau sepatu yang harganya murah namun terpaksa menggantinya sering-sering karena kualitas yang buruk. Demi mengejar selisih harga barang Rp100 lebih murah harus buang-buang waktu dan ongkos. Membuka akun kartu kredit demi menikmati diskon belanja maupun cash back tetapi tidak segera membayar kontan tagihan bulanan malah mendapat tambahan biaya bunga bahkan biaya keterlambatan bayar. Memilih penyedia layanan selular mahal yang memberikan fasilitas “terlalu” fancy walaupun secara statistik pemakaiannya tidak benar-benar memerlukan.

Sedangkan dalam hal pekerjaan, seringkali kita tidak menyempatkan diri untuk merapikan file dan dokumen malah harus menghabiskan akhir pekan di kantor untuk membereskannya. Kehabisan waktu karena meraup begitu banyak tugas untuk ditangani alih-alih menyelesaikannya satu per satu. Memilih naik bus kota yang biayanya lebih murah daripada taxi namun kehilangan kesempatan jutaan dollar karena terlambat memenuhi janji bertemu dengan klien potensial. Begitupun perusahaan mengubah aturan perjalanan kerja dan memotong fasilitas pekerja dengan alasan penghematan malah tekor besar karena kebijakan biaya aktual atau at cost.🙂

Tak jauh berbeda dalam proyek-proyek migas, masih banyak yang menerapkan penny wise dan pound foolish ini. Memilih kontraktor yang memberi penawaran harga termurah namun dengan kualitas rendah sehingga terus menerus melakukan pekerjaan remedial untuk memenuhi baku mutu. Memilih peralatan produksi merek tertentu yang harganya sangat murah dan setiap bulan harus melakukan penggantian karena cepat aus. Mengejar keekonomian proyek dengan membuat estimasi biaya pada harga rendah sementara kenyataan yang ada harganya sudah lebih dari dua kalinya.

Pada rapat-rapat tidak jarang ditemui adanya pihak yang mempermasalahkan sebuah topik dalam beberapa waktu demi menyelamatkan beberapa dollar dari sebuah komponen biaya proyek sebagaimana diarahkan untuk penghematan, sedangkan dampaknya pada keseluruhan proyek adalah kerugian bernilai puluhan juta dollar. Sementara di lain pihak terus menerus mempermasalahkan proses bisnis tanpa melakukan sesuatu sehingga proyek-proyek berkapasitas besar malah tidak dapat dipenuhi tepat waktu. Tentu saja ini tidak bijak dan sangat perlu diperbaiki. Gaya penny wise dan pound foolish ini hampir mirip dengan manajemen mikro.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s