parsel hari raya

PARSEL LEBARANMenjelang hari raya tampak kembali di screensaver komputer para pekerja, himbauan tentang bingkisan hari raya. Tidak hanya diperuntukkan kepada pimpinan dan pejabat, namun juga kepada seluruh pekerja. Karena tipisnya perbedaan antara hadiah dengan suap, bagaimanapun bentuknya gratifikasi sebaiknya dihindari. Berikut ini cuplikan kisah nyata dari kejayaan masa lalu sebagai renungan.

Selamat hari raya Idul Fitri! Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadan diterima oleh Allah subhanahu wata’ala.

Dikisahkan dari Amir bin Muhajir bahwa suatu hari Umar bin Abdul Aziz (salah seorang khalifah dari Bani Umayah) ingin sekali makan apel. Lalu salah seorang lelaki dari anggota keluarganya menghadiahkan apel kepadanya. Umar berkata, “Betapa harum dan enaknya apel ini.” Setelah itu dia berkata, “Wahai pelayan, kembalikan apel it kepada orang yang telah memberikannya dan sampaikan salam kepadanya, katakan kepadanya: ‘Hadiahmu telah sampai kepadaku sebagaimana yang engkau inginkan.'”

Saya (Amir bin Muhajir) pun berkata, “Wahai Amirul Mukminin, yang memberikan ini adalah anak lelaki pamanmu yang adalah salah seorang lelaki dari keluargamu. Bukankah engkau juga sudah mendengar kalau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga memakan hadiah yang diberikan kepadanya?” Umar berkata, “Celaka kamu. Hadiah pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah memang benar-benar hadiah. Sedangkan hadiah pada hari ini bagi kami adalah penyuapan.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s