dibatasi anggaran

budget deficit - recession 3d conceptSebagaimana kebanyakan organisasi, akhir tahun adalah saatnya menghabiskan anggaran. Yaitu dengan melaksanakan semua program yang belum berjalan, dalam waktu yang sangat mepet. Hal ini dapat dilakukan pada program yang telah dianggarkan biayanya. Seringkali program yang terlaksana menghabiskan biaya yang lebih besar daripada anggaran. Akibatnya ada program yang tidak dapat dijalankan karena kehabisan anggaran. Apabila program tersebut berhubungan dengan suatu proses yang strategis, tentu saja kondisi ini tidak menguntungkan.

Mengelola anggaran bukanlah hal yang mudah, apalagi jika anggaran yang disetujui lebih kecil daripada yang diajukan. Pembelanjaan anggaran biasanya diperuntukkan untuk pelaksanaan program kerja, perjalanan bisnis, maupun training pekerja. Yang paling mengetahui program apa yang penting atau perlu dilakukan adalah masing-masing bagian yang mengajukan anggaran. Oleh karenanya mendelegasikan pengelolaan belanja anggaran kepada setiap bagian adalah langkah yang terbaik. Mekanisme ini tidak menghilangkan fungsi keuangan internal sebagai kasir pembayaran.

Siklus umum yang terjadi pada anggaran belanja adalah persetujuan pada bulan April dan penutupan pada bulan Desember. Hanya tersedia waktu delapan bulan saja untuk menyelesaikan seluruh program yang sedianya dikerjakan untuk dua belas bulan setiap tahunnya. Strategi belanja mesti cermat, jangan sampai habis anggaran sebelum semua program terlaksana, atau sebaliknya sisa anggaran yang tidak terpakai masih banyak karena tidak pandai menata program. Seorang person in charge yang diamanahi memonitor belanja anggaran bagaimanapun tergantung kepada kepala bagian yang memutuskan apakah suatu program dilaksanakan atau tidak.

Kecermatan dalam mengelola program dan anggaran biasanya dapat terlihat pada bulan November dan Desember. Jika kepala bagian kelabakan bagaimana menghabiskan anggaran atau kebingungan karena kehabisan anggaran, dapat dimaklumi bahwa selama enam bulan sebelumnya tidak meletakkan pelaksanaan program sesuai prioritas. Sisa anggaran yang besar dapat dijadikan modus operandi untuk mengada-adakan kegiatan, atau memperbesar volume pekerjaan dari suatu program. Begitupula kehabisan anggaran dapat menyebabkan program yang bersifat strategis tidak terlaksana. Kedua kondisi ini tidak menguntungkan baik secara bisnis maupun manajemen.

Pengelolaan anggaran yang baik diawali dengan pengendalian biaya yang cermat dan penataan program yang fair. Organisasi yang cermat mengelola anggaran dan pembelanjaannya, tentu adalah organisasi yang hebat dan berani maju.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s